Bedah

Dekompresi Mikrovaskuler (MVD) untuk mengatasi Trigeminal Neuralgia

rs dr oen surakarta, rumah sakit di soloApa yang dimaksud dengan Trigeminal Neuralgia?

Trigeminal Neuralgia adalah nyeri yang terjadi secara mendadak pada satu sisi wajah (umumnya sisi wajah sebelah kanan), di dalam mulut dan gigi. Nyeri bisa datang dan pergi secara tiba-tiba dan tidak terduga. Seringkali dikeluhkan nyeri seperti tertusuk, terkoyak, tersengat listrik, seperti tertembak, dsb. Nyeri dapat berkisar dari ringan sampai cukup menyiksa.

Setiap episode nyeri hanya berlangsung beberapa detik atau menit, tetapi beberapa orang mungkin mengalami beberapa episode secara beruntun dan dapat bertahan selama beberapa jam. Nyeri dapat dipicu oleh aktivitas tertentu seperti membersihkan gigi, mencuci muka, tersenyum, terkena AC, dsb namun bisa juga timbul nyeri tanpa pemicu apapun. Saraf yang terkena adalah saraf kelima otak (Trigeminal).

Selama ini penderita Trigeminal Neuralgia selalu menduga gigi sebagai pemicu utama sehingga rata - rata penderita tak keberatan saat gigi - giginya yang diduga sebagai biang masalah itu dicabut. Bahkan ada beberapa pasien yang seluruh giginya sampai dicabut. Tapi lagi - lagi, semua itu tak akan mampu menghilangkan sakit.

Siapa saja yang dapat menderita Trigeminal Neuralgia?

Trigeminal Neuralgia dapat mempengaruhi orang dari segala usia tetapi sangat jarang pada anak-anak. Lebih sering terjadi pada orang tua. Wanita lebih sering terkena daripada pria.

Apa yang menyebabkan Trigeminal Neuralgia?

Trigeminal Neuralgia disebabkan oleh adanya pembuluh darah yang menekan pada saraf trigeminal sehingga merusak lapisan pelindung luar saraf (myelin) yang mengakibatkan otak menerima sinyal dari serat saraf yang mengirimkan rasa sakit.

Bagaimana mengatasi Trigeminal Neuralgia?

Karena Trigeminal Neuralgia disebabkan adanya penekanan saraf trigeminal oleh pembuluh darah, maka tindakan medis yang dilakukan adalah pembedahan. Pemberian obat, injeksi, pijat juga tusuk jarum, tidak dapat menyembuhkan. Dekompresi mikrovaskuler inilah tindakan yang dilakukan. Dokter akan membuat sayatan di belakang telinga, kemudian melubangi tulang tengkorak. Melalui lubang kecil ini, dokter akan mencari saraf trigeminal, memisahkan pembuluh darah yang menempel, dan menempatkan sejenis bantalan (Teflon) antara saraf trigeminal dan pembuluh darah.

Apa risiko Dekompresi Mikrovaskuler?

Risiko tindakan ini adalah kemungkinan kecil terjadinya penurunan pendengaran, kelemahan wajah, mati rasa pada wajah, penglihatan ganda, stroke atau komplikasi lain. Namun kemajuan teknologi kedokteran saat ini membawa banyak kemudahan dalam operasi bedah saraf. Tersedianya alat bedah mikro serta mikroskop khusus yang bisa menjangkau struktur di dalam otak akan meningkatkan kemampuan operasi jenis penyakit tertentu yang sebelumnya sulit dilakukan. Tindakan operasi untuk penderita Trigeminal Neuralgia adalah salah satu jenis operasi yang membutuhkan penggunaan piranti canggih ini.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk tindakan operasi ini?

Operasi berjalan tidak terlalu lama, hanya sekitar dua jam, perdarahan minimal dan tidak melukai struktur otak yang normal. Karena tindakan ini adalah tindakan bedah mikro, maka diperlukan pembiusan total sehingga memudahkan prosedur operasi yang memerlukan ketelitian dan kecermatan amat tinggi.

Apakah setelah dioperasi bisa kambuh lagi?

Selama ini tidak ada laporan Kambuh dari Penderita Trigeminal Neuralgia setelah dilakukan Dekompresi Mikrovaskuler. (AW)

 

 

 

Visitors Counter

614215
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
299
832
1695
605345
10535
26039
614215

Your IP: 54.90.207.75
Server Time: 2017-12-12 06:07:50

Guests Online

We have 13 guests and no members online