Berita

Meneladani Semangat Dr. Oen, RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA Mengajak Masyarakat Merdeka dari Hipertensi dan Penyakit Jantung Koroner dalam Bazaar Merah Putih di Solo Paragon Lifestyle Mall

Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73, RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA berpartisipasi dalam Bazaar Merah Putih di Solo Paragon Lifestyle Mall pada 17 Agustus 2018 sampai 22 Agustus 2018. Kegiatan yang dilaksanakan di Upper Gallery ini berlangsung dari jam 10.00 – 22.00 WIB.

Acara yang bertujuan untuk memeriahkan momen kemerdekaan ini tidak luput dari perhatian Rumah Sakit yang dipimpin oleh dr. William Tanoyo, M.Kes demi mewujudkan kemerdekaan yang benar-benar merdeka, terutama dari segi kesehatan. Dengan meneladani semangat dr. Oen Boen Ing, Rumah Sakit di bawah naungan YAYASAN KESEHATAN PANTI KOSALA ini ingin memberikan dan memperluas jangkauan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Selama enam hari berturut-turut, pelayanan cek tekanan darah, cek gula darah dan konsultasi dengan dokter diberikan untuk merefleksikan nilai Rumah Sakit, yaitu semangat Dr. Oen (the spirit of  Dr. Oen) dan semangat memberi (the spirit of giving). Selain itu, Rumah Sakit juga berusaha untuk memberikan edukasi kepada masyarakat seputar “Alergi & Penyakit Auto Imun” Sabtu, 18 Agustus 2018 yang dipaparkan oleh dr. Agus Joko S, Sp. PD, KAI, FINASIM danMerdeka dari Hipertensi dan Penyakit Jantung Koroner yang oleh masyarakat awam di Solo disebut sebagai angin duduk” yang dipaparkan oleh dr. Heru Sulastomo, Sp. JP hari Minggu, tanggal 19 Agustus 2018

Bazaar yang diadakan guna memberikan fasilitas pada masyarakat ini turut dimeriahkan oleh penampilan musisi Bengawan Simfony Orchestra, fashion show merah putih, beauty class, singing competition, dan live music.

Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-73

Mengasah Jiwa Sportif dan Kreatif Karyawan dalam Lomba Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKART

Tujuh puluh tiga tahun sudah Negara Kesatuan Republik Indonesia merdeka dari tangan penjajah. Meskipun demikian, spirit generasi penerus bangsa masih menyala untuk mempertahankan kemerdekaan dan mengobarkan semangat perjuangan. Hal tersebut tampak dari gigihnya usaha karyawan RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA saat berpartisipasi dalam acara perlombaan yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI. Kegiatan ini diselenggarakan mulai tanggal 19 Juli hingga 9 Agustus 2018. Perlombaan yang diadakan antara lain lomba makan kerupuk, pukul air, memasukkan pensil dalam botol, memindahkan air, voli buta, bulu tangkis, dance fitness competition, dan lomba bakiak.

 

 

 Mengawali rangkaian lomba, Rumah Sakit yang dipimpin oleh dr. William Tanoyo, M.Kes ini mengadakan lomba makan kerupuk, pukul air, memasukkan pensil dalam botol, dan memindahkan air. Lomba diadakan pada hari Kamis, 19 Juli 2018 mulai pukul 14.00 WIB berlokasi di Taman Poliklinik. Juara lomba makan kerupuk diraih oleh Kelik perwakilan dari Koperasi. Lomba pukul air dijuarai oleh Rio Arnada dari Instalasi Farmasi. Sementara itu, pada sesi memasukkan pensil dalam botol, tim dari Lantai 6 Selatan menjadi juara pertama, juara kedua tim dari Rehab Medik, dan juara ketiga tim dari Ruang Bersalin. Lomba terakhir pada hari itu yakni memindahkan air, menghasilkan juara dari perwakilan Pendaftaran.

 

 

Hari Selasa, tanggal 24 Juli 2018, Rumah Sakit di bawah naungan YAYASAN KESEHATAN PANTI KOSALA ini mengadakan turnamen bulu tangkis ganda putri. Pertandingan dimulai pukul 14.00 WIB di Gedung Badminton Golden Solo. Vissia dari RMIK berpasangan dengan Maria dari Kasir menjadi juara dalam pertandingan tersebut. Pertandingan ganda putra dihelat pada tanggal 31 Juli 2018 di tempat yang sama. Babak final digelar pada hari Selasa, 14 Agustus 2018 dan menghasilkan Juara pertama Aan dari Kebersihan berpasangan dengan Andry dari Satpam, juara kedua Widodo dari Logistik berpasangan dengan Gunarto dari SAMJ, dan juara ketiga Febrian dari Radiologi berpasangan dengan Joko dari Center Park.

Rumah Sakit berusia 85 tahun ini mengadakan pertandingan Voli Buta pada tanggal 26-27 Juli 2018 di halaman Gedung Ex Akper Panti Kosala. Lain daripada biasanya, voli buta ini menggunakan net yang tertutup sehingga kedatangan bola dari pihak lawan tidak bisa ditebak. Juara di pertandingan ini adalah tim dari Keamanan 1, juara kedua tim dari Keamanan 2, juara ketiga tim dari Instalasi Rehab Medik.

Tak kalah seru dari Voli Buta, lomba Dance Fitness Competition yang diadakan Rumah Sakit juga mampu membangkitkan semangat peserta maupun penontonnya. Kompetisi senam yang berasal dari Kolombia ini diadakan di Taman Poliklinik hari Jumat, 3 Agustus 2018. Gerakan lincah dan ritmis peserta di atas panggung serta musik enerjik menghiasi suasana lomba yang diadakan mulai pukul 13.15 WIB itu. Tim dari Lantai 6 Utara (VK) berhasil merebut predikat juara pertama, disusul oleh tim dari Instalasi Rehab Medik pada juara kedua, dan dari IGD pada juara ketiga.

 

 

Lomba Balap Bakiak menjadi penutup rangkaian lomba untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI yang ke-73. Lomba terakhir ini diadakan di Taman Poliklinik pada hari Kamis, 9 Agustus 2018 pukul 14.00 WIB. Di kelompok Putra tim dari Sarana dan Prasarana berhasil menjadi peserta tercepat yang mencapai garis finish disusul oleh Instalasi Rehab Medik dan Instalasi Farmasi. Di Kelompok Putri tim dari Pendaftaran menjadi Juara pertama, juara kedua dari IGD dan juara ketiga Lantai 6 Utara (VK).

 

Selain perlombaan di atas, rangkaian kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI juga diisi dengan kerja bakti di area Rumah Sakit pada hari Sabtu, 11 Agustus 2018 serta upacara bendera pada hari Jumat, 17 Agustus 2018 mendatang.

Meminimalkan Infeksi dengan Mengedukasi Karyawan tentang Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA

Untuk meminimalkan infeksi, RUMAH SAKIT Dr. OEN SURAKARTA menyelenggarakan Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit (PPI di RS). Pelatihan ini berlangsung sejak tanggal 6-11 Agustus 2018 di Ruang Diklat. Pelatihan yang diadakan dua gelombang ini yakni pagi dan siang, berusaha untuk mengedukasi karyawan Rumah Sakit, baik medis ataupun non medis terkait cara mencuci tangan enam langkah, etika batuk, jenis-jenis sampah, penggunaan APD, pengelolaan linen, penanganan limbah dan benda tajam serta mengatasi pajanan.

Pelatihan yang diadakan rutin ini diawali dengan doa dan foto bersama serta menyanyikan yel-yel. Dalam pelatihan ini, peserta juga diuji dengan Pre-Test dan Post-Test untuk mengetahui peningkatan pengetahuan mengenai PPIRS sebelum dan sesudah pelatihan dilaksanakan.

 

 

Memasuki acara inti, pelatihan terbagi menjadi dua sesi pemaparan materi. Materi pertama mengenai Kewaspadaan Standar dan materi kedua mengenai Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), Linen dan Penanganan Limbah serta Benda Tajam. Materi disampaikan oleh dr. Paulus Gunawan, Pak Budiyono, Bu Ririn Indriasrini, Bu Andri Setyaningsih dan Bu Seven Tri Suwarsi selaku Komite PPI Rumah Sakit secara bergantian. Peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan permasalahan terkait PPI di bagian masing-masing.

Setelah sesi pemaparan materi, peserta diperbolehkan untuk beristirahat sebelum sesi permainan dimulai. Permainan diawali dengan pembagian peserta menjadi empat kelompok, kemudian peserta diminta untuk mendengarkan instruksi dari panitia yang berperan sebagai dokter. Peserta yang kalah dalam permainan diminta untuk memperagakan cuci tangan enam langkah dengan air mengalir. Seluruh peserta memperhatikan dan mengevaluasi gerakan dari peserta lainnya.

Selain pelatihan PPIRS, Rumah Sakit yang berada dibawah naungan YAYASAN KESEHATAN PANTI KOSALA ini juga membekali karyawannya dengan pelatihan lainnya seperti, Manajemen Fasilitas dan Keselamatan, dan Bantuan Hidup Dasar. Hal tersebut dilakukan sebagai wujud kepedulian dan kewajiban Rumah Sakit kepada seluruh karyawan agar dapat mewujudkan sumber daya manusia yang mumpuni di bidang kesehatan baik tenaga medis maupun non medis.